https://kedai-berita.com/
kedai-berita.com - Kreasi Tanpa Sekat

Apa Kabar Kelanjutan Kasus Dugaan Korupsi di Lingkup PD. Parkir Makassar

59

KEDAI-BERITA.COM, Makassar– Lembaga Anti Coruption Committee Sulawesi (ACC Sulawesi) mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan angaran di lingkup PD. Parkir Makassar Raya.

“Kami heran dalam kasus ini hanya menjerat seorang tersangka. Padahal berbicara kejahatan korupsi itu biasanya melibatkan peran lebih dari satu orang,” kata Kadir Wokanubun, Direktur Anti Corruption Committee Sulawesi (ACC Sulawesi), Jumat (4/10/2019).

Ia berharap Kejati tidak tebang pilih dalam penetapan tersangka di kasus yang ditaksir merugikan negara miliar rupiah tersebut. Karena, ia yakin korupsi merupakan kejahatan yang kerap dilakukan secara berjamaah.

“Kami harap Kajati Sulsel yang baru segera mengevaluasi kinerja penyidiknya agar kasus ini terang benderang dan menyeret semua yang terlibat dalam kegiatan yang merugikan negara itu. Bicara Korupsi, pelakunya kerap berjamaah,” ujar Kadir.

Sebelumnya, Kejati Sulsel telah menetapkan RM sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran di lingkup Perusahaan Daerah Parkir Makassar Raya, tepatnya Senin 17 Juni 2019.

RM merupakan mantan Direktur Umum (Dirum) dan juga pernah menjabat sebagai Direktur Operasional (Dirops) di PD. Parkir Makassar Raya.

Ia tersangka atas perbuatannya saat menjabat sebagai Direktur Operasional PD. Parkir Makassar Raya dan juga saat menjabat sebagai Direktur Umum PD. Parkir Makassar Raya.

Dimana pada saat menjabat sebagai Direktur Operasional PD. Parkir Makassar Raya, RM melakukan pengambilan uang kas PD. Parkir secara melawan hukum. Dan kemudian perbuatannya berlanjut pada saat ia menjabat Direktur Umum PD. Parkir Makassar Raya.

Dimana ia ditemukan menyetujui pengambilan uang kas milik PD. Parkir Makassar Raya oleh mantan Direktur Utama PD. Parkir Makassar Raya, Aryanto Dammar yang telah meninggal dunia pasca menjalani pemeriksaan di Kejati Sulsel.

Atas perbuatannya, RM dijerat dengan dugaan pasal 2 Juncto Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001.

Usai menetapkan RM sebagai tersangka, penyidik kembali memeriksa sejumlah saksi diantaranya mantan Direktur Umum PD. Parkir Makassar periode tahun 2012, Ilyas dan Mantan Anggota Badan Pengawas PD. Parkir Makassar, Kusayyeng.

Kronologi Kasus PD Parkir Makassar

Penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran pada Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya kota Makassar bermula dari adanya hasil audit independen yang menemukan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran di PD Parkir Makassar Raya sebesar Rp 1.900.000.000 pada tahun 2008 hingga tahun 2017.

Sehingga berdasarkan hal itu, tim bidang Pidana Khusus Kejati Sulsel turun menyelidiki berdasarkan surat perintah penyelidikan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) bernomor Print-560/R.4/Fd.1/11/2018 tanggal 19 November 2018. (Rudi/Nirwan/Eka)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.